Warga Menilai Pengelolaan BUM Desa Sukaramai Tidak Transparan

Warga Menilai Pengelolaan BUM Desa Sukaramai Tidak Transparan
Supriadi Pengawas Bumdes, Riki Indra, dan Awak Media, Foto by Jurnalis Indonesia Satu

Batanghari - Desa Sukaramai membentuk Badan Usaha Milik Desa bernama Margo Lestari yang bergerak dibidang peternakan ayam kampung. BUM Desa ini dibentuk sejak Tahun 2019, hingga saat ini. Dalam laporan akhir tahun 2020 BUM (Badan Usaha Milik) Desa Sukaramai Kecamatan Muara Tembesi dinilai warga tidak transparan, Jum'at (22/01/2021).

Kamis 21 Januari 2021, di aula Kantor Desa Sikaramai, penyampaian laporan ini dihadiri oleh seluruh Pengelola Bumdes yang diketuai oleh Ishak, Pj Kepala Desa Ibnu Su’ud, Ketua (Badan Permusyawaratan Desa) BPD Marleni, dan Pengawas Bumdes Kabupaten Supriadi beserta anggota, tanpa ada perwakilan masyarakat.

Salah seorang warga Desa Sukaramai Riki Indra kepada Jurnalis Indonesia Satu menyampaikan bahwa penyampaian pendapatan pada tahun 2019 tidak sesuai dengan apa yang disampaikan di forum ini (Red: Kegiatan Laporan Bumdes), di bulan Juni 2019 Saldo Bumdes adalah Rp.12.000.000, namun yang disampaikan sebesar Rp. 3.272.200, . Dalam pengelolaan Bumdes Riki Indra menilai tidak transparan pasalnya pengelola Bumdes adalah Ketua Bumdes sendiri, yang membuat laporan mereka sendiri, dan disampaikan kepada anggota Bumdes itu sendiri, tanpa melibatkan masyarakat.

Selanjutnya penyampaian dana penyertaan modal dari BUM Desa ini tidak sesuai dengan apa yang telah dirapatkan pada bulan Juni 2019 lalu, dalam rapat telah disetujui penyertaan modal Bumdes sebesar Rp. 80.000.000, namun yang disampaikan hanya Rp. 50.000.000.

"Kemarin sudah disetujui Rp. 80.000.000 tapi kenapa pada saat penyampaian laporan akhir dana modal berkurang menjadi Rp. 50.000.000." pungkas Indra.

Ditambahkannya lagi "Desa juga menggunakan dana Bumdes sebesar Rp. 30.000.000 untuk penyediaan masker namun tidak disampaikannya di forum ini".

Ditempat yang sama, salah satu dari pengawas Bumdes yang tidak ingin disebut namanya, menyampaikan hal yang senada, bahwa dana penyertaan modal Bumdes yang sudah dicairkan itu sebesar Rp. 80.000.000.

Dalam kegiatan pengawasan Bumdes dirinya (Red: Salah satu pengawas) tidak pernah diikut sertakan dalam rapat evaluasi kerja Bumdes, serta tidak mendapatkan laporan perincian mengenai kematian ayam, sehingga dirinya tidak tahu menahu tentang proses perjalanan Bumdes ini, dia hanya mendapatkan laporan ketika kegiatan itu sudah berjalan dan sudah dilaporkan, seperti yang saat ini terjadi.

"Tadi malam saya dapat informasi dari salah satu pejabat desa bahwa dana penyertaan modal Bumdes itu cairnya Rp. 80.000.000" pungkasnya narasumber terpercaya yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Ditambahkannya lagi "Dalam masalah Bumdes ini saya tidak tahu apa-apa, saya hanya diundang ketika kegiatan sudah berjalan, seperti saat ini, diundang ketika sudah laporan akhir tahun 2020, " tutupnya.

Saat Jurnalis Indonesia Satu konfirmasi langsung terkait hal ini kepada Pengawas Bumdes Tingkat Kabupaten Supriadi dalam hal ini mengawasi Desa Sukaramai mengatakan bahwa dirinya hanya mendengarkan laporan yang disampaikan oleh pengelola Bumdes tanpa mendapatkan salinannya, serta rincian perjalanan Bumdes dalam pengeluaran dan bukti kematian ternak ayam yang dikelola, serta pendapatan setiap tahap mulainya ternak.

Terkait penyertaan modal tersebut dirinya tidak tahu karena tidak mendapat bukti secara tertulis dari pihak pengelola Bumdes.

"Seharusnya dalam penyampaian laporan akhir tahun Bumdes itu ada salinan yang diberikan ke Pengawas Bumdes tingkat Kabupaten maupun Pengawas Bumdes yang ada di Desa."

Ditambahkannya lagi "harus ada rapat internal pengawas untuk evaluasi Bumdes tentang kinerja Bumdes sudah baik atau belum baik dan mencari jalan solusinya, " Pungkas Supriadi.

(Randy)

Batanghari Jambi
Randy Pratama

Randy Pratama

Previous Article

Unit Reskrim dan Babinkamtibmas Polsek Muara...

Next Article

PMII Batanghari Salur Donasi Bantuan Untuk...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 238

Postingan Tahun ini: 2832

Registered: Sep 25, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 211

Postingan Tahun ini: 2401

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 164

Postingan Tahun ini: 2390

Registered: Sep 22, 2020

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 98

Postingan Tahun ini: 534

Registered: May 7, 2021

Profle

Munafir Tumpinyo

Publik Kecewa, Kerinci Kembali Urutan Buncit MTQ Tingkat Provinsi
Satpol PP Batang Tak Berkutik Hadapi Galian C Ilegal
Riuh Dibicarakan Masyarakat, Ijazah Paket Balon Pilkades Diduga Palsu
Kejaksaan Agung Perintahkan Kajati sumbar dan Kajari Pessel Segera Eksekusi Bupati Pessel

Follow Us

Recommended Posts

Pejabat Kemendagri RI Puji Batik Batang Hari
Lompatan Besar Capaian Vaksinasi, Kado Indah HUT Bungo ke-56
Tony Rosyid: Mereka Ingin Anies Jadi Presiden
Ketum HMI Kerinci Sebut Pemerintah Lamban Menangani Banjir di Sejumlah Kecamatan
Perumda Tirta Batang Hari Tidak Pernah Kucurkan Dana CSR